Syaiful Zaman dan Tyfanny Dwi Mulya Raih Gelar Bujang dan Dara Dumai 2026, Riri Wulan Azhar Sabet Juara II dan Dara Anti Narkoba

Berita Teraktual dan Terpercaya

(Photo Malam Grand Final Ajang Pemilihan Bujang Dara Kota Dumai 2026)

AspirasiMasyarakat.Id – Dumai – Ajang Pemilihan Bujang dan Dara Kota Dumai Tahun 2026 resmi mencapai puncaknya. Setelah melalui rangkaian tahapan seleksi, pembekalan, pra-karantina, karantina, hingga malam Grand Final, akhirnya terpilih para pemuda dan pemudi terbaik yang akan menjadi representasi generasi muda sekaligus duta pariwisata Kota Dumai.

Berdasarkan hasil pengumuman pemenang, Syaiful Zaman berhasil meraih gelar Bujang Dumai 2026, sementara Tyfanny Dwi Mulya dinobatkan sebagai Dara Dumai 2026.

Untuk posisi berikutnya, M. Zaky Ramadhan meraih gelar Bujang II, sedangkan Riri Wulan Azhar meraih gelar Dara II. Sementara itu, Ananda Syahrafi terpilih sebagai Bujang III dan Humaira Radysti Hartasyah sebagai Dara III.

Selain gelar utama, sejumlah finalis juga memperoleh penghargaan pada berbagai kategori. Novi Anzany Fitri meraih kategori Itelegensia, Zaki Zia Efendi sebagai Media Sosial, Dini Putri Amelsa sebagai Berbakat, Hari Purnama Putra sebagai Persahabatan, dan Nadia Safwa sebagai Fotogenik. Sementara kategori Bujang Anti Narkoba diraih M. Farhan Hafizh, sedangkan Dara Anti Narkoba diraih Riri Wulan Azhar.

Riri Wulan Azhar Raih Dua Prestasi Sekaligus

Salah satu capaian yang cukup menarik perhatian dalam ajang Bujang dan Dara Kota Dumai 2026 adalah prestasi yang diraih Riri Wulan Azhar. Ia berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai Dara II Kota Dumai 2026 dan Dara Anti Narkoba.

Riri Wulan Azhar merupakan perwakilan Universitas Dumai (UNIDUM) dan diketahui merupakan alumni SMAS Budi Dharma Dumai tahun 2024. Pencapaian ganda tersebut menjadi prestasi yang membanggakan, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Kota Dumai memiliki potensi untuk berprestasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang.

Dengan meraih gelar Dara II sekaligus Dara Anti Narkoba, Riri diharapkan dapat terus menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda, khususnya dalam menyampaikan pesan positif tentang pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba serta membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berprestasi.

Ajang Pemilihan Bujang dan Dara Kota Dumai 2026 sendiri diawali dengan proses seleksi yang diikuti 133 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan perwakilan kecamatan di Kota Dumai. Dari proses tersebut, terpilih 20 finalis atau 10 pasang Bujang dan Dara yang kemudian mengikuti berbagai tahapan sebelum memasuki malam Grand Final.

Sebelum malam puncak, para finalis mendapatkan berbagai pembekalan yang mencakup wawasan kepariwisataan, kebudayaan Melayu, public speaking, pembentukan karakter, etika, serta kemampuan menjadi representasi daerah. Penilaian dalam ajang ini juga melibatkan tim juri dan partisipasi masyarakat melalui mekanisme voting pemirsa.

Sebelumnya, peluncuran 10 pasang finalis secara resmi dilakukan di Atrium Citimall Dumai pada 13 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Kepala Diskopar Kota Dumai Agus Gunawan, Kabid Pariwisata Untung Efendi, para camat, pihak sponsor, organisasi kepemudaan, orang tua finalis, serta masyarakat.

Kabid Pariwisata Apresiasi Seluruh Finalis

Kabid Pariwisata Kota Dumai, Haji Untung Efendi, S.Sos., M.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pemilihan Bujang dan Dara Kota Dumai 2026. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, wawasan, kemampuan komunikasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pariwisata dan kebudayaan daerah.

Beliau juga menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berjuang dan memberikan kemampuan terbaiknya selama mengikuti seluruh rangkaian pemilihan.

“Selamat kepada seluruh finalis yang telah mengikuti seluruh rangkaian Pemilihan Bujang dan Dara Kota Dumai 2026. Apa pun hasil yang diraih, seluruh finalis telah menunjukkan prestasi, keberanian, dan kemampuan terbaiknya. Semoga capaian ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Kota Dumai, khususnya dalam mempromosikan pariwisata dan kebudayaan daerah.”

Apresiasi khusus juga layak diberikan kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi, termasuk Riri Wulan Azhar yang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dan ternyata satu almamater dengan beliau yaitu alumni SMAS Budi Dharma Dumai. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berani berkompetisi, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Haji Untung Efendi berharap para pemenang maupun seluruh finalis tidak berhenti pada pencapaian malam Grand Final, tetapi mampu melanjutkan peran sebagai duta yang membawa nama baik Kota Dumai, memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Ajang Bujang dan Dara Kota Dumai 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan sosok yang unggul secara penampilan, tetapi juga generasi muda yang memiliki wawasan, karakter, kreativitas, integritas, dan kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Selamat kepada Syaiful Zaman dan Tyfanny Dwi Mulya sebagai Bujang dan Dara Kota Dumai 2026, serta seluruh pemenang dan finalis. Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal untuk terus mengukir karya dan membawa nama Kota Dumai semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional.

Penulis : Mbadil

Exit mobile version