Menghidupkan Kelas Lewat Kolaborasi: Inspirasi MGMP Ekonomi Dumai dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam untuk Gerakan Transformasi Antar-Guru

Berita Teraktual dan Terpercaya

(Photo Bersama Seusai Acara)

AspirasiMasyarakat.id – Dumai – Pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Kota Dumai di SMAN 2 Dumai pada 19 September 2026 menjadi sorotan penting dunia pendidikan. Menjadi perwakilan tingkat provinsi yang terpilih untuk program Pendampingan Pembelajaran Mendalam (PM) dan KKA, MGMP Ekonomi Dumai menunjukkan teladan nyata kolaborasi pendidik. Acara ini resmi dibuka oleh Ibu Nadira BSM (BGTK Riau) dan dipandu langsung oleh narasumber Ibu Aulia Fajni, S.Pd.

Pelatihan PM dan KKA ini dirancang sebagai ruang belajar bersama di mana sekolah menjadi laboratorium pembelajaran dan guru berperan sebagai peneliti sekaligus pelaku melalui pendekatan Teacher Experimental Training (TET). Program ini berjalan dalam 6 siklus (berdurasi 3 minggu per siklus), dengan rincian pelaksanaan Siklus 1 secara daring (8 Agustus), Siklus 2 secara daring (29–30 Agustus), Siklus 3 secara luring di SMAN 2 Dumai (19 September), disusul Siklus 4 & 5 secara daring, serta Siklus 6 secara luring untuk efisiensi.

Setiap siklus menerapkan alur TET yang terbagi dalam dua tahap utama:

  • Belajar Mandiri
  • Pelatihan Tatap Muka, yang mencakup pertemuan tatap muka di kelompok kerja (dipandu Fasilitator Kelompok Kerja/FKK) untuk tahap identifikasi dan desain, serta implementasi di satuan pendidikan. Tahap implementasi, amati, refleksi, hingga reidentifikasi (iterasi) dilakukan di kelas bersama Kepala Sekolah dan rekan sejawat. Sebelum iterasi, dilakukan pemantauan daring bersama FKK, dan setiap siklus baru selalu diawali dengan berbagi praktik baik dari siklus sebelumnya.

Dalam kegiatan luring Siklus 3 ini, para guru mendalami perencanaan pembelajaran dan asesmen yang berpusat pada murid. Melalui diskusi, telaah perangkat, kerja kelompok, hingga simulasi tahapan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi, para guru dibekali kemampuan menyusun strategi dan asesmen formatif-sumatif yang selaras dengan karakteristik murid.

“Yang paling berkesan bukan hanya ilmu yang diperoleh, tetapi juga kebersamaan dalam kelompok MGMP. Suasana yang penuh kekeluargaan, saling membantu, saling memberi masukan, kompak dalam menyelesaikan tugas, dan diselingi canda serta keseruan membuat kegiatan terasa lebih hidup dan tidak membosankan.”

Kegiatan ini membuktikan bahwa profesi guru menuntut komitmen untuk terus belajar, berbagi, berkolaborasi, dan saling menguatkan guna menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Praktik baik dari MGMP Ekonomi Dumai ini diharapkan mampu menginspirasi MGMP dan mata pelajaran lain untuk bergerak bersama melakukan transformasi pendidikan.

(Penulis : Tim Redaksi AspirasiMasyarakat.id)

Exit mobile version