Pemko Dumai Tetapkan Pembelajaran Daring Dua Hari Akibat Kualitas Udara Menurun

Berita Teraktual dan Terpercaya

(Surat Edaran Sekretariat Daerah Kota Dumai Nomor 420/356/DISDIKBUD tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran Akibat Penurunan Kualitas Udara di Kota Dumai. Surat yang diterbitkan pada 15 September 2026)

AspirasiMasyarakat.id – Dumai – Pemerintah Kota Dumai akhirnya menetapkan penyesuaian kegiatan pembelajaran menyusul kondisi kualitas udara dan kabut asap yang dinilai mulai mengganggu proses belajar mengajar.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretariat Daerah Kota Dumai Nomor 420/356/DISDIKBUD tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran Akibat Penurunan Kualitas Udara di Kota Dumai. Surat yang diterbitkan pada 15 September 2026 itu ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal.

Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa pembelajaran pada Rabu dan Kamis, 16–17 September 2026, dilaksanakan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Selama dua hari tersebut, peserta didik tidak perlu datang ke sekolah dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan sekolah lainnya yang mengharuskan kehadiran secara langsung.

Sekolah diminta melaksanakan pembelajaran daring secara sederhana, efektif dan tidak membebani peserta didik. Sementara orang tua atau wali diminta memastikan anak tetap berada di rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan kabut asap. Jika harus keluar karena keperluan mendesak, anak diminta menggunakan masker.

Kebijakan Pemko Dumai ini juga sejalan dengan Surat Edaran Plt. Gubernur Riau Nomor 100.3.4/17/SETDA/2026, yang meminta satuan pendidikan menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan data BMKG dan/atau kebijakan pemerintah kabupaten/kota. Edaran tersebut juga menekankan perlindungan peserta didik dari paparan kabut asap serta meminimalkan aktivitas di luar ruangan.

Dengan keputusan ini, harapannya kondisi udara di Dumai dalam dua hari ke depan semakin membaik sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berjalan dengan aman dan normal. Semoga kabut asap segera berkurang, kualitas udara kembali sehat, dan seluruh siswa, guru serta masyarakat Kota Dumai senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan. Amin.

Kepala Sekolah SMAS Budi Dharma Dumai, Wiwit Sulistyanto, ST saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut berharap kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan menjadi langkah bersama untuk menjaga kesehatan anak-anak selama kondisi udara belum sepenuhnya aman.

Penulis : Dawit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *