Universitas Riau Siap Edukasi Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut di Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai

Berita Teraktual dan Terpercaya

(Universitas Riau Siap Edukasi Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut di Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai)

AspirasiMasyarakat.Id – Dumai, 12 September 2026 – Universitas Riau (Unri) melalui tim pengabdian kepada masyarakat siap melaksanakan edukasi dan simulasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya mitigasi kebakaran lahan gambut di wilayah pesisir Kota Dumai. Kegiatan akan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, pukul 09.30–11.30 WIB, di Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai.

Kegiatan bertema “Peningkatan Literasi Lingkungan melalui Edukasi Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut pada Siswa SMA Budi Darma Plus Kota Dumai” merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM).

Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Prof. Dr. Yustina, M.Si., dengan anggota Syafrizal Ulum, M.Sc., M. Risman Wahid, M.Sc., Risma Wahyuni, serta Dr. Fakhruddin, S.Si., M.T.

Program edukasi ini dilatarbelakangi kondisi kebakaran lahan gambut yang menjadi salah satu persoalan lingkungan di Provinsi Riau, termasuk wilayah pesisir Kota Dumai. Karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar serta aktivitas manusia menjadi faktor yang dapat menimbulkan kerusakan ekosistem, gangguan kesehatan, dan peningkatan emisi karbon.

Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan wilayah pesisir Dumai, simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Pimpinan Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai, Dr. Ir. Anton Budi Dharma, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi mitigasi kebakaran hutan dan lahan gambut sangat diperlukan mengingat persoalan karhutla masih menjadi perhatian di Kota Dumai.

“Kegiatan ini kami sambut dengan baik karena edukasi terhadap mitigasi kebakaran hutan dan lahan gambut memang sangat diperlukan, mengingat kondisi yang ada di Kota Dumai,” ujar Anton.

Ia berharap kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang baik dan berkelanjutan antara Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai dan Universitas Riau. Anton juga berharap edukasi mitigasi karhutla ke depan dapat dikembangkan menjadi muatan lokal, khususnya di Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai (SMP, SMA dan SMK) serta secara lebih luas dapat diterapkan di sekolah-sekolah di Kota Dumai.

Melalui kegiatan ini, Universitas Riau dan Yayasan Pendidikan Budi Dharma Plus Dumai diharapkan dapat membangun sinergi berkelanjutan dalam memperkuat literasi lingkungan generasi muda dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Dumai.

Penulis : Dawit

Exit mobile version