Oleh Wiwit Sulistyanto, ST (Ketua Muallaf Center Baznas Dumai)
Berikut 4 Amal Masjid yang memiliki landasan langsung dari Al-Qur’an dan Hadis, bukan sekadar konsep, tetapi praktik yang dicontohkan Rasulullah ﷺ di masjid:
1. Da‘wah wa Tablīgh (Dakwah dan Menyampaikan Agama)
📖 Dalil Al-Qur’an:
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang mengajak kepada Allah dan beramal shalih.” (QS. Fuṣṣilat: 33)
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah.” (QS. An-Naḥl: 125)
📜 Dalil Hadis:
بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR. Bukhari)
➡️ Masjid menjadi pusat dakwah: khutbah, ceramah, mengajak manusia kepada Allah.
2. Ta‘līm wa Ta‘allum (Mengajar dan Belajar)
📖 Dalil Al-Qur’an:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujādilah: 11)
فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَائِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ
“Mengapa tidak pergi dari tiap golongan mereka beberapa orang untuk memperdalam agama.” (QS. At-Taubah: 122)
📜 Dalil Hadis:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah mudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim)
➡️ Masjid sebagai sekolah umat: TPQ, halaqah, kajian fiqih, tafsir dan akhlak.
3. Dzikir wa ‘Ibādah (Dzikir dan Ibadah)
📖 Dalil Al-Qur’an:
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ
“Di rumah-rumah (masjid) yang Allah izinkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya.” (QS. An-Nūr: 36)
وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
“Sesungguhnya masjid-masjid itu milik Allah, maka jangan menyembah selain Allah di dalamnya.” (QS. Al-Jinn: 18)
📜 Dalil Hadis:
أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ مَسَاجِدُهَا
“Tempat yang paling dicintai Allah di bumi adalah masjid-masjidnya.” (HR. Muslim)
إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا: وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ؟ قَالَ: حِلَقُ الذِّكْرِ
“Jika kalian melewati taman-taman surga maka singgahlah.” Mereka bertanya: apa itu taman surga? Nabi menjawab: majelis dzikir. (HR. Tirmidzi)
➡️ Masjid adalah pusat shalat, dzikir, i‘tikaf, qiyamul lail dan ibadah jama‘iyah.
4. Khidmah (Pelayanan dan Sosial Umat)
📖 Dalil Al-Qur’an:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
“Tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.” (QS. Al-Mā’idah: 2)
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ
“Yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan shalat dan menunaikan zakat.” (QS. At-Taubah: 18)
📜 Dalil Hadis:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad)
➡️ Masjid melayani umat: zakat, infak, fakir miskin, jenazah, pendidikan dan bencana.
Kesimpulan
Empat amal masjid ini:
- Dakwah → menghidupkan iman
- Ta‘lim → mencerdaskan umat
- Dzikir → menyucikan hati
- Khidmah → menguatkan ukhuwah
Itulah fungsi masjid menurut Al-Qur’an dan Sunnah, sebagaimana masjid Nabawi di zaman Rasulullah ﷺ, yakni sebagai pusat ibadah, pusat ilmu, pusat dakwah, dan pusat pelayanan umat.









